28 Jul

Tahukah anda bahwa 12-15% jagung rusak dikarenakan proses penanganan yang kurang tepat? Dan diantara semua tahapan pasca panen, ternyata bagian pemipilan memiliki resiko kehilangan hasil paling tinggi, yaitu bisa mencapai hingga 8%. Jika jagung rusak ini dirupiahkan berapa kerugian yg anda tanggung setiap kali panen? Semakin besar kuantitas jagung yg diolah, akan makin besar kerugian yang anda derita. Oleh karena itu, pemipilan jagung merupakan penanganan pascapanen yang sangat krusial.

Tujuan pemipilan jagung pada dasarnya ialah menghindarkan kerusakan, kehilangan, dan memudahkan pengangkutan serta pengolahan pada tahap lanjut. Proses pemipilan jagung gampang dilakukan saat jagung tersebut kering atau kadar airnya sangat minimal. Dalam kondisi seperti itu, jagung mudah terlepas dari tongkol serta tingkat kerusakan biji akan menurun.

Jenis – Jenis Alat Pemipil Jagung

Di daerah pedesaan, pemipilan masih dilakukan dengan tradisional, yaitu memakai tangan. kapasitas pemipilan manual ini sangat rendah. Tiap orang hnaya mampu memipil rata-rata 10-20 kg/jam. Jadi waktu yang dibutuhkan adalah 8-9 hari kerja untuk memipil satu ton jagung. Itu pun harus kerja rodi 24 jam tanpa henti. Sangking lamanya, masyarakat jadul itu pun menciptakan mesin-mesin yang mampu mempercepat proses pengolahan.

Mesin Pemipil Jagung Tradisional

A. Alat Pemipil Jagung Model TPI

mesin pemipil jagun tradisional
Alat ini memipil jagung dengan ukuran tertentu dan seragam. Dengan demikian, jika ukuran jagung beragam maka di butuhkan alat pemipil jagung lebih dari satu buah. Kapasitas alat ini tergantung kemampuan tangan anda melawan lelah.

B. Pemipil Jagung Dengan Ban

Pemipil Jagung Dengan Ban
Proses pemipilan dilakukan oleh silinder pemipil dan bantuan tangan anda. Silinder pemipil mempunyai fungsi sebagai perontok biji jagung melalui gaya gesek yang ditimbulkannya. Mesin ini menggunakan motor listrik untuk mengoperasikanya. Dan tentu saja alat ini tidak bisa anda bawa kemana-mana. Selain berat, kami yakin belum ada stop kontak yang menempel pada gubug-gubug di ladang anda. Jadi alat seperti TPI lebih praktis digunakan jika anda ingin membawa langsung biji jagung dari ladang. Namun jika anda ingin alat yang super praktis, maka mesin satu ini wajib anda miliki.

Pemipil Jagung Dengan Ban
Ya, mesin pemipil jagung ini tergolong murah, hemat energi dan sangat multifungsi. Jadi ketika panen tiba, cukup bawa sepeda anda ke ladang. Kemudian balik sepeda tersebut dan putar pedal menggunakan tangan sementara tangan yang lain menekan jagung ke ban. Pulangnya tinggal bawa biji jagung di sack, tempatkan di belakang sepeda. Dan proses selesai. Owh ya, satu lagi, jangan lupa pakai kacamata dan helm biar terlihat mengikut tren sepeda santai yang makin merajalela.

C. Mesin Pemipil Jagung Model Lager

Mesin Pemipil Jagung Model Lager
Alat ini terbuat dari bantalan (bearing) yang diberikan kaki dan engkol pemutar dan mampu memipil jagung hingga kapasitas 30 kg per jamnya. Anda tinggal meletakan jagung pada wadah secara vertikal dan putar tuas. Tongkol jagung pun akan terpipil secara bersih.

Mesin Pemipil Jagung Modern (Corn Sheller)

A. Dry Corn Sheller (Mesin pemipil Jagung Kering)

Mesin pemipil Jagung Kering
Mesin Pemipil atau Perontok mampu memisahkan biji jagung dari tongkolnya dengan kapasitas output kurang lebih 100 kg/jam. Struktur mesin pemipil jagung ini cukup sederhan. Perhatikan gambar bagian-bagian mesin berikut.

Bagian mesin pemipil jagung

Cara Kerja Mesin :

Mesin pemipil dinyalakan dimana sumber energinya menggunakan mesin bensin berkekuatan 5.5 hp. Mesin akan menggerakkan vanbelt dan akan memutar mata jagung pemipil.

  1. Nyalakan mesin
  2. Masukkan tongkol jagung ke dalam bak pemasukan
  3. Proses pemipilan berada dalam body mesin pemipil jagung
  4. Biji-biji jagung akan masuk ke bak penampungan
  5. Tongkol jagung keluar dari bak pengeluaran tongkol

Pengunaan mesin pemipil jagung ini di namakan dengan Dry process karena menggunakan tongkol jagung dengan kadar air rendah. Untuk mata pemipil jagung di pasaran terdapat dua jenis;

  • Jenis “Roll Mill” dan “Buhr Mill” dipakai menggiling jagung yang dibuat menjadi tepung jagung yang halus dan seragam.
    mesin pemipil jagung jenis roll mill
  • Jenis “Hammer Mill” dipakai menggiling jagung untuk pakan ternak.
    mesin pemipil jagung jenis hammer mill

B. Wet Corn Sheller (Mesin Pemipil Jagung Manis Segar)

Wet Corn Sheller
Mesin pemipil jagung manis ini dibuat dari logam non korosif, stainless steel, agar tidak terjadi kontaminasi pada produk. Mesin ini mampu memipil jagung segar hingga 400kg/jam dengan daya listrik mencapai 220 volt. Pisau mesin terbuat dari plastik agar jagung manis tidak mudah hancur saat di pipil.

Mesin Pemipil jagung manis segar
Untuk menggunakan mesin ini anda cukup memasukan jagung manis ke dalam konveyor. Jagung manis ini memiliki kandungan air yang tinggi. Jadi proses pemipilan harus dilakukan dengan mesin yang tepat. Tingkat putaran mesin juga tidak terlalu cepat untuk menghindari kerusakan pada butir-butir jagung, baik butir pecah maupun butir retak.

Mesin Pemipil jagung manis segar

Tips Memipil Jagung Yang Baik

Pemipilan jagung dengan tangan di aplikasikan saat kadar air jagung antara 14-20%. Sementara dengan memakai alat pemipil atau mesin pemipil sebaiknya dilakukan pada kadar air antara 18-20% untuk menghindari kerusakan mutu pada jagung. Oleh karena itu mengetahui kadar air pada jagung teramat penting sebelum melakukan proses pemipilan. Di pasaran sudah tersedia alat untuk mengukur kadar air.

Untuk mendapatkan kadar air yang sesuai, petani dapat melakukan penundaan panen selama 7 hari setelah jagung masak. Hal ini dilakukan jika anda benar-benar yakin selama 7 hari ke depan tidak terjadi hujan. Cara ini terbukti membantu proses penurunan kadar air dari 33% menjadi 27%, namun cemaran senyawa aflatoksin dari jamur Aspergilus dapat meningkat.

Penundaan pengeringan yang dilakukan dengan menumpuk tongkol jagung pasca panen di atas terpal selama 3 – 5 hari juga mampu menurunkan kadar air dari 32% menjadi 29%. Namun cara ini menyebabkan terjadinya infeksi aflatoksin hingga 56 – 68%. Sehingga lebih baik, setelah jagung di panen segera dikeringkan. Bagi yang belum tahu, senyawa aflatoksin adalah zat karsinogenik/ pemicu kanker pada manusia. Pada binatang, senyawa beracun ini bisa menyebabkan nekrosis akut, sirosis, dan karsinoma pada organ hati.

jagung
Oleh karena itu aflatoksin menjadi parameter penting dalam menentukan mutu dan harga jagung. Jadi para petani harus benar-benar memperhatikan proses pengeringan jagung pasca panen hingga pemipilan sampai penyimpanan menjadi kunci penting. Pengeringan hingga kadar air di bawah 15% bisa menghindari kontaminasi aflatoksin. Selain itu biji juga tidak gampang rusak sewaktu dipipil.

Pengeringan pada lantai tanpa alas bisa memicu spora Aspergilus sp. Penyimpanan jagung di gudang kadar airnya juga harus dibawah 15%. Dan usahakan jangan melakukan pemanenan saat hujan. Selain hal-hal tersebut, biji jagung yang luka akan menjadi pintu masuk bagi jamur tersebut. Jadi pastikan anda memakai mesin pemipil jagung yang memenuhi standar (konstruksi sarangan dan silinder pemipil) untuk menghindari kerusakan biji.

Karena jagung adalah bahan baku industri pakan dan pangan serta sebagai makanan pokok di beberapa daerah di Indonesia. Penanganan jagung pasca panen perlu ditingkatkan dengan menyediakan mesin-mesin berkualitas.

Bahkan pemanfaatan jagung untuk bahan baku industri pertanian lebih luas dari beras. Bisa dikatakan, hampir semua bagian tanaman jagung mempunyai fungsi yang bermanfaat. Batang dan daun jagung dapat di olah untuk kertas dan papan dinding. Tongkol dipakai untuk bahan bakar, silosa dan furfural.Sementara biji jagung sendiri dapat diolah menjadi tepung dan pati jagung. Pati jagung inilah yang nantinya menjadi dekstrin atau sirup gula. Dengan harga mesin pemipil jagung yang tidak terlalu mahal untuk kapasitas industri. Membelinya di tempat kami merupakan investasi brilian.

Leave a comment