abon
19 Feb

Abon merupakan sejenis makanan dari olahan daging kering dengan tekstur ringan dan halus mirip seperti benang atau kapas. Di luar negeri makanan ini disebut rousong. Jadi ini bukan masakan Indonesia. Awalnya abon terbuat dari daging babi sebab memang berasal dari negeri Tiongkok. Pada zaman dulu, abon digunakan sebagai topping maupun isian dari berbagai hidangan seperti roti, bakpao, bubur, nasi dan berbagai makanan ringan.

Pada resep yang  asli, abon memakai potongan daging yang direndam dalam kecap sampai daging menjadi helaian. Hal ini untuk memudahkan daging dipisahkan dengan mudah bahkan hanya menggunakan garpu. Pada dasarnya ini seperti memasak daging dengan nanas yang mengandung bromealin atau papain. Jaringan yang mengikat daging dan otot akan mencair. Daging yang sudah terpisah-pisah lantas di keringkan dan di panaskan dengan oven. Setelah itu daging dijemur dan dimasak sampai kering. Bahan-bahan tambahan dapat ditambahkan selama proses memasak. 5 kilogram daging biasanya dapat menghasilkan 1 kilogram abon.

Di Indonesia sendiri perberkembang abon terbilang pesat. Kita sering melihat olahan abon dari daging  sapi, ayam, ikan,bahkan bahan dasar dari makanan laut, seperti ikan tuna, ikan lele, ikan tongkol, atau belut. Nah, pada artikel benua mesin kali ini, kami akan memberikan tutorial bagaimana cara membuat abon yang paling banyak kita temui di Indonesia, yaitu Abon Ayam.

abon-ayam-ori-bunoni

Cara Membuat Abon Ayam

Sebaiknya pilih potongan daging ayam yang bagus. Cara yang paling mudah biasanya dengan merebusnya dulu dengan garam, micin/penyedap dan kecap manis agar rasanya enak.

Bahan

  • 1 kg dada ayam
  • 100 ml santan kental
  • 9 lembar daun salam
  • minyak goreng secukupnya
  • 5 sdm bawang goreng
  • 2 sdm bawang putih goreng

Bumbu yang dihaluskan

  •  150 g bawang merah
  • 60 g bawang putih
  • 3 sdm ketumbar sangrai
  • ¼  sdt jintan sangrai
  • 5 cm jahe
  • 5 cm lengkuas
  • 3 sdm air asam jawa pekat
  • 60 g gula merah
  • 2 sdm gula pasir
  • 3 sdt garam

Cara Memasak:

  1. Rebus daging ayam dengan bumbu di atas dalam air secukupnya hingga ayam lunak dan airnya menyusut. Sisakan kaldu ayam 200 ml saja
  2. Lepaskan daging ayam dari tulangnya lalu suwir-suwir sampai halus.
  3. Campur kaldu ayam, santan serta bumbu yang telah dihaluskan bersama ayam suwir dan daun salam. Aduk hingga tercampur. Setelah itu taruh dalam wajan dan panaskan di atas api sedang. Aduk hingga kering lalu angkat.
    4. Panaskan minyak goreng yang banyak ke dalam wajan kemudian goreng abon dalam minyak panas hingga warnanya berubah menjadi kecokelatan.
  4. Taruh abon di atas selembar kain tipis bersih kemudia peras seperti memeras santan. Pastikan minyaknya keluar dan abon kering.
  5. Pindahkan abon ke dalam wadah kemudian uraikan. Setelah agak dingin, tambahkan bawang merah dan bawang putih

Tips Agar Abon Lebih Awet

Daging yang sudah tercerai-berai hasil rebusan bisa dikeringkan, dengan cara dijemur selama 2 hari atau dengan cara pengeringan yang menggunakan oven. Oven listrik atau kompor biasa juga bisa. Abon yang kering bisa direbus lagi hingga benar-benar lembut, sehingga serat-serat daging mulai terlepas, lumat dan mudah untuk disuwir-suwir. Hal ini karena kandungan kolagen dan elastin yang merupakan zat pengikat otot telah larut oleh air rebusan jadi dapat disuwir-suwir.

Abon juga ditambahkan bahan pengisi yang memberi cita rasa baru yang unik, seperti kacang koro pedang, kacang mete, dan lain-lain. Abon yang telah kering dan nyaris tak memiliki sisa kadar air biasanya awet disimpan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan dalam kemasan yang kedap udara meski tanpa bahan pengawet.

Peluang Bisnis Abon

Peluang bisnis abon terbilang menjanjikan.  Di Malang ada Oktavia Hasim, pemilik PT Pradipta Jaya Food asal Malang, Jawa Timur, bisa jadi orang yang membuat abon untuk balita. Konon omsetnya mencapai 80 juta per bulan.

Lain lagi cerita Johan Yuniarto, pria asal Bandung, yang mampu mendapat omzet puluhan juta rupiah per bulan dari bisnis abon ikan yang kurang terkenal dibandingkan abon dari daging sapi. Seperti di lansir, VIVA New, ia mendapat keuntungan sebesar satu kwintal per bulan, yaitu sebesar Rp25 juta.

Pemilik usaha “Rumah Abon” ini mengatakan bahwa bisnis itu telah digeluti sejak tahun 2009, dengan modal sekitar Rp16 juta. Modal itu berasal dari uangnya sendiri untuk membeli ikan segar, rempah-rempah, dan  tentu saja peralatan pembuat abon seperti mesin pemutar (spinner) dan penggorengan.

Johan mengaku bahwa masyarakat kurang mengenal abon ikan di banding abon daging. Jadi, dia berinisiatif untuk jenis abon ini. Pria ini menciptakan berbagai jenis abon ikan, baik ikan air tawar atau dari ikan air laut. Ikan air tawar yang biasa di olah adalah jenis ikan gurame, ikan nila, belut, dan ikan lele. Harga abon ikan lebih murah dari abon sapi. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri.

Ingin mulai bisnis abon. Beli mesin ini di benuamesin.com.

Mesin Penghalus dan Pengering Abon

Leave a comment